Perhatikan lingkungan yang ada di sekitar anda dengan seksama. Benda-benda apa saja yang dapat anda lihat, raba, rasa, dengar, dan baui ? banyak sekali bukan.
Nah....... dari sekian banyak benda-benda yang ada di sekitar kita, manakah benda-benda yang merupakan obyek kajian biologi dan mana yang bukan merupakan obyek kajian biologi ?
Tentu anda masih sangat ingat apa itu biologi ?
Ya.... berdasarkan asal usul kata, biologi berasal dari dua kata yaitu "bios" yang berarti hidup dan "logos" yang berarti ilmu, sehingga dapat kita katakan bahwa biologi merupakan ilmu hidup ( zaman dulu ketika buyut kita bersekolah dinamakan ilmu hayat ). Ada juga yang mengartikan biologi sebagai cabang ilmu pengetahuan alam ( IPA ) yang mengkaji seluk beluk mahkluk hidup dan kehidupannya di masa kini dan maupun di masa lampau.
Intinya adalah, biologi mengkaji tentang mahkluk hidup, sehingga obyek atau benda di sekitar kita yang menunjukkan ciri hidup merupakan obyek kajian biologi ( ingat kembali tentang ciri-ciri hidup waktu anda belajar IPA di SMP ).
Bagaimana struktur keilmuwan biologi ?
Struktur keilmuwan biologi menurut BSCS, dibangun oleh 3 aspek, yaitu : obyek biologi, tema/permasalahan biologi dan tingkat organisasi kehidupan.
Obyek Biologi
Obyek biologi meliputi semua benda yang menunjukkan ciri-ciri hidup atau dengan kata lain, obyek biologi adalah semua mahkluk hidup. Karena saking banyaknya obyek biologi, maka para biolog akhirnya membuat suatu pengelompokkan/klasifikasi mahkluk hidup.
Setidaknya ada 5 kelompok besar makhluk hidup yaitu : kingdom monera, kingdom protista, kingdom fungi, kingdom plantae dan kingdom animalia. Sehingga obyek biologi mencakup kelima kingdom tersebut, dan masih ditambah dengan satu kelompok "mahkluk hidup" yang diberi nama virus yang secara lebih khusus bahkan dipelajari dalam cabang biologi tersendiri bernama Virologi.
Tema/permasalahan biologi
Tema atau permasalahan atau persoalan yang dikaji biologi sangat lah luas, mencakup setidaknya 9 tema/permasalahan utama, yaitu :
1. biologi sebagai ilmu ( biology as science )
2. sejarah dan konsep biologi
3. struktur dan fungsi
4. evolusi
5. keanekaragaman mahkluk hidup
6. interaksi antara mahkluk hidup dengan lingkungan
7. perilaku
8. genetika
9. regulasi
Sembilan tema/permasalahan biologi di atas bisa berkembang menjadi sub tema- sub tema yang lebih specifik lagi.
Tingkat organisasi kehidupan
Dari sudut pandang biologi, suatu kehidupan dibangun oleh sebuah struktur yang tertata sedemikian rapi mulai dari struktur yang paling kecil atau sederhana sampai pada struktur yang paling besar atau paling kompleks dengan urutan sebagai berikut.
1. molekul
Molekul merupakan struktur kehidupan yang paling kecil, contohnya : molekul protein, molekul DNA, asam nuklaeat, karbohidrat dan lainnya.
2. Sel
Sel merupakan struktur yang lebih besar dari pada molekul, sebab setiap sebuah sel akan dibangun oleh beberapa molekul. Dengan kata lain, sel merupakan gabungan dari berbegai macam jenis molekul yang tersusun sedemikian rupa. Misalnya : sel otot polos , sel jantung, sel saraf, sel darah dan lain sebagainya
3. Jaringan
Sebuah jaringan merupakan gabungan dari beberapa sel yang biasanya memilki kesamaan struktur dan fungsi. Beberapa jenis jaringan antara lain : jaringan epidermis, jaringan epitel, jaringan saraf, jaringan korteks, dan lain sebagainya.
4. organ
Organ merupakan alat tubuh yang strukturnya dibangun oleh berbagai macam jaringan yang akan bekerja sama dalam mendukung fungsi kerja organ. Contohnya : organ jantung dibangun oleh jaringan otot jantung, jaringan saraf, jaringan darah.
5. Sistem organ
Sistem organ merupakan struktur yang lebih kompleks daripada organ, sebab sebuah sistem organ akan dibangun oleh beberapa organ yang saling berpadu menjalankan fungsi sistem organ. Satu contoh, sistem peredaran darah dibangun oleh beberapa organ yaitu : jantung, pembuluh arteri, pembuluh vena
6. organisme
Organisme atau kita kenal dengan nama individu mahkluk hidup merupakan struktur kehidupan yang dibentuk dibangun oleh berbagai macam sistem organ. Dimana semakin banyak sistem organ yang menyusunnya, maka semakin kompleks juga organisme tersebut. Contoh : struktur tubuh tumbuhan lumut lebih sederhana jika dibandingkan dengan struktur tubuh tumbuhan berbiji tertutup. Struktur tubuh hewan porifera yang hidup di laut lebih sederhana jika kita komparasikan dengan struktur tubuh hewan mammalia laut.
7. Populasi
Populasi merupakan sekolompok atau sekumpulan individu sejenis yang berada pada suatu kawasan tertentu pada saat yang bersamaan. Contoh : populasi/sekawanan domba yang sedang merumput di suatu padang rumput pada siang hari yang terik.
8. Komunitas
Sebuah komunitas menunjukkan adanya interaksi antar berberapa jenis/populasi mahkluk hidup yang berbeda di suatu kawasan tertentu pada saat tertentu. Di dalam suatu komunitas, akan selalu ada/terjadi interaksi antara mahkluk hidup sejenis maupun yang berbeda jenis. Contoh pada komunitas pohon terdapat populasi semut, atau serangga lainnya.
9. Ekosistem
Ekosistem merupakan satu kesatuan antara mahkluk hidup mahkluk hidup dengan lingkungannya di mana mereka saling berinteraksi, saling ketergantungan dan saling berkaitan. Jadi sebuah ekosistem disusun oleh adanya komponen biotik / mahkluk hidup dan komponen abiotik/bukan mahkluk hidup yang saling berinteraksi dan saling mempengaruhi. Contoh ekosistem secara alami antara lain : ekosistem darat, ekosistem air tawar, ekosistem air asin.
10. Bioma
Suatu bioma terbentuk oleh beberapa ekosistem yang ada di kawasan dunia. Jadi dapat dibilang, bioma merupakan kumpulan dari ekosistem ekosistem yang tersebar di sekitarnya. Contoh, bioma hutan hujan tropis bisa jadi dibentuk oleh ekosistem darat, ekosistem danau air tawar, ataupun ekosistem sungai. Contoh bioma yang lain, misalnya : bioma gurun/padang pasir, bioma padang rumput, bioma taiga, bioma tundra.
11. Biosfer
Biosfer meliputi seluruh lapisan bumi, air, dan atmosfer tempat adanya kehidupan. Biosfer merupakan tingkatan organisasi kehidupan yang paling kompleks.
Demikian uraian singkat mengenai ruang lingkup biologi.
Komentar
Posting Komentar